Wktu it tpat'a hari rabu..
Pak aguz mmberikan ipa1 esai yg bagi kami (malas untuk mencari jawaban'a), stelah sbuk mencari jwbn (it hanya sebagian dari kami, kbnykan sisanya terhipnotis oleh mata pak agus (Maksudnya ngantuk).)
Tp itu tidak menyurutkan semangat kami untuk mencari jawaban (nyontek). Pd saat yg brsamaan, tiba2 dtglah seekor bidadari.
Pangeran: 'bidadari, apakah kamu sudah selesai mengerjakan soal ini?'
Bidadari: 'sudah pangeran, pangeran mau liat? Ini silakan dgn senang hati'
Mendengar it, kami sebagai rakyat jelata pun senang karena kami bs mengerjakan esai ini tanpa harus membuat buku paket menjadi lecek karena terlalu sering d bolak balik.
Ttapi, krna mudahnya kesempatan untuk mncontek it, menyebabkan banyak rakyat jelata yg mengerubungi pangeran. Sehingga membuat insting rakyat jelata (di rahasiakan identitasnya untuk keamanan) bkerja cepat, ia brpikir 'gimana kalo guw langsung nyontdk punya bidadari aj?' lalu rakyat jelata itu segera menghampiri bidadari, dan berkata 'bidadari, aku boleh lihat jwbn'a ngga?'
Tiba2 dlm skejap bidadari it mengeluarkan 2 tanduk d atas kepalanya, sluruh tubuhnya berubah menjadi merah, dan ia membawa sekop! Oh tidak bidadari it berubah menjadi devil yg sangat menakutkan. Sambil menunjuk k langit, devil it berkata 'tuh liad aj jwbn'a d langit!'
Sangking takutnya, rakyat jelata ini lari terbirit2 menyelamatkan diri.
Untungnya kami dapat menyelesaikan esai it dgn susah payah.
Dan sampai hari ini bidadari it tdk d ktahui dmn kberadaannya.
Hanya pangeran yg melihatnya untuk terakhirk kalinya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar